NasionalOlahraga

Sinyal Bahaya bagi Garuda! Kevin Diks Terkapar Akibat Benturan Keras di Bundesliga, Terancam Absen Bela Timnas Indonesia?

×

Sinyal Bahaya bagi Garuda! Kevin Diks Terkapar Akibat Benturan Keras di Bundesliga, Terancam Absen Bela Timnas Indonesia?

Sebarkan artikel ini

beritajogja.co – Kabar buruk menghampiri skuad Timnas Indonesia menjelang agenda internasional mendatang. Bek andalan lini pertahanan Garuda, Kevin Diks, dilaporkan mengalami cedera kepala serius saat membela klubnya, Borussia Mönchengladbach, dalam laga lanjutan Bundesliga Jerman melawan Hamburg SV di Volksparkstadion, Sabtu (17/1/2026) waktu setempat.

Insiden ini memicu kekhawatiran besar, tidak hanya bagi Gladbach yang tengah bersaing di papan atas Bundesliga, tetapi juga bagi jajaran pelatih Timnas Indonesia. Mengingat peran vitalnya sebagai tembok pertahanan, kondisi Diks kini menjadi pantauan ketat tim medis.

Kronologi Benturan di Menit Berdarah

Petaka bagi Kevin Diks terjadi di penghujung laga, tepatnya pada menit ke-85. Dalam situasi sepak pojok yang krusial, pemain berusia 29 tahun itu melakukan duel udara yang sangat intens untuk menghalau bola. Namun, alih-alih menyundul bola dengan bersih, kepala Diks justru berbenturan keras dengan dua pemain sekaligus, yakni bek Hamburg Mario Vuskovic dan rekan setimnya sendiri, Jordan Torunarigha.

Seketika setelah benturan tersebut, Diks langsung tersungkur di lapangan. Tim medis Borussia Mönchengladbach segera berlari memberikan pertolongan pertama setelah melihat sang pemain tampak linglung dan tidak mampu berdiri tegak. Tim pelatih akhirnya menarik keluar Diks pada menit ke-87 dan menggantikannya dengan bek asal Jepang, Kota Takai, guna menghindari risiko yang lebih fatal.

Ancaman Gegar Otak dan Protokol Ketat

Berdasarkan laporan media Jerman, Liga Insider, terdapat indikasi kuat bahwa Kevin Diks mengalami gegar otak (concussion). Jika diagnosis ini terkonfirmasi, Diks dipastikan harus menepi dalam waktu yang cukup lama. Jerman dikenal memiliki protokol medis yang sangat ketat terkait cedera kepala bagi atlet profesional.

“Pemain yang terindikasi gegar otak harus melewati serangkaian tes kognitif dan fisik secara bertahap. Dia tidak diperbolehkan kembali ke lapangan hijau sebelum benar-benar dinyatakan pulih total oleh tim ahli saraf,” tulis laporan tersebut. Absensi Diks diperkirakan akan memakan waktu minimal dua hingga tiga pekan, tergantung pada tingkat keparahan trauma yang dialaminya.

Pukulan Telak bagi Strategi John Herdman

Cedera ini menjadi tamparan keras bagi Timnas Indonesia yang kini diasuh oleh John Herdman. Pasalnya, skuad Garuda dijadwalkan akan melakoni laga penting dalam ajang FIFA Series pada Maret 2026 mendatang. Kehadiran Diks sangat dibutuhkan untuk menjaga stabilitas pertahanan, terutama setelah performa impresifnya di kualifikasi Piala Dunia setahun sebelumnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PSSI melalui Badan Tim Nasional (BTN) masih terus menjalin komunikasi dengan manajemen Borussia Mönchengladbach untuk memantau perkembangan hasil pemindaian terbaru. Jika Kevin Diks terpaksa absen, Herdman harus memutar otak untuk mencari pelapis yang sepadan di posisi bek tengah demi menjaga asa Indonesia di panggung internasional.

Publik sepak bola tanah air kini hanya bisa berharap agar “Sang Tembok” segera pulih dan kembali mengenakan jersei Merah Putih dalam kondisi bugar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *