Gunungkidul, Indonesia – Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto, S.E atau yang akrab disapa Titiek Soeharto, menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan Kabupaten Gunungkidul menjadi salah satu lumbung benih nasional. Apresiasi ini disampaikan dalam acara panen raya jagung dan pembukaan event Jogja Benih Expo 2025 di Kecamatan Playen, Rabu (6/6/2025). Menurutnya, pencapaian ini membuktikan bahwa semangat kolaborasi dan pendampingan yang tepat mampu mengatasi keterbatasan kondisi alam.
Kolaborasi sebagai Kunci Keberhasilan
Dalam sambutannya, Titiek Soeharto mengatakan bahwa keberhasilan Gunungkidul menjadi lumbung benih potensial menunjukkan sistem pertanian yang digarap serius. “Gunungkidul ini menunjukkan bahwa dengan semangat kolaborasi dan pendampingan yang tepat, daerah dengan keterbatasan alam pun bisa menjadi pusat pertanian yang unggul dan adaptif,” kata Titiek.
Dia menegaskan bahwa Komisi IV DPR RI memberikan perhatian khusus agar sistem perbenihan dapat mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia juga memuji kemampuan Gunungkidul dalam mendistribusikan benih unggul ke sejumlah daerah.
“Data menunjukkan Gunungkidul telah mendistribusikan puluhan ton benih unggul tahun ini kepada kelompok tani, termasuk padi dan jagung. Hal ini menjadi bukti konkret bahwa program yang tepat sasaran didukung dengan kemampuan daerah akan menimbulkan dampak nyata di lapangan,” tambahnya.
Permintaan Dukungan dari Pemerintah Pusat
Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Endah Surbekti Kuntariningsih, menegaskan bahwa wilayahnya merupakan penghasil jagung terbesar di DIY, meskipun sebagian besar arealnya tergolong gersang. Oleh sebab itu, Endah berharap dukungan terhadap petani jagung dari pemerintah pusat dapat ditingkatkan, baik selama masa tanam maupun pasca panen.
Endah juga meminta kuota penyerapan hasil panen jagung di wilayahnya ditambah. “Kabupaten Gunungkidul menjadi penyangga penghasil jagung tertinggi se-DIY, sehingga kami meminta kuota penyerapan hasil panen jagung ditambah,” ujar Endah.
Pada acara panen raya jagung yang berlangsung di Balai Pengembangan Perbenihan dan Pengawasan Mutu Benih Tanaman Pertanian DIY tersebut, Titiek Soeharto bersama dengan Wakil Gubernur Sri Paduka Paku Alam X juga menyempatkan diri berdialog langsung dengan para petani untuk menyerap aspirasi mereka.