BantulDaerahGunungkidulNews

Progres Kelok 23 JJLS Capai 89 %, Target Rampung Juli dan Buka Agustus 2026

×

Progres Kelok 23 JJLS Capai 89 %, Target Rampung Juli dan Buka Agustus 2026

Sebarkan artikel ini

Bantul Pembangunan Kelok 23 JJLS (Jalur Jalan Lintas Selatan) yang menghubungkan Kretek, Kabupaten Bantul, dengan Girijati, Kabupaten Gunungkidul, kini menunjukkan progres signifikan. Koordinator Lapangan Satker Pengelola Jalan Nasional Wilayah Gunungkidul, Sukiswandi, menyebut pekerjaan fisik proyek ini sudah mencapai 89,317 % dari total keseluruhan pekerjaan yang dilaksanakan.

Meski progres sudah di atas 80 %, Kelok 23 JJLS belum akan beroperasi untuk arus mudik Lebaran 2026 karena masih ada pekerjaan penting yang belum selesai. Namun, jalur ini sudah bisa dilintasi dalam kondisi darurat untuk kendaraan roda dua maupun roda empat dengan pengawasan ketat.

Perkembangan Terbaru Pembangunan Kelok 23

Proyek Kelok 23 JJLS ini merupakan bagian dari jalur utama yang mempermudah konektivitas antara pesisir selatan DIY, baik untuk aktivitas lokal maupun lintas provinsi. Menurut Sukiswandi, pekerjaan yang tersisa terutama pembangunan jembatan sepanjang sekitar 40 meter, pemasangan bore pile, dan pengaspalan akhir permukaan jalan.

Koordinator lapangan mengatakan:

kalau girder — komponen utama jembatan — dapat segera didatangkan dari Surabaya, penyelesaian bisa dilakukan di bulan Juli 2026, sehingga seluruh proyek diharapkan tuntas pada Agustus 2026. Namun, jika girder datang terlambat, jadwal bisa mundur.

Pekerjaan yang paling tersisa ialah segmen sekitar 1,9 kilometer di wilayah Gunungkidul, khususnya di kawasan Kebun Nanas, Girijati, dan pembangunan jembatan yang masih dalam proses pemasangan.

Fakta & Data Proyek JJLS Kelok 23

  • Progres fisik proyek: sudah mencapai ±89 % dari target keseluruhan.
  • Sisa pekerjaan: pembangunan jembatan, bore pile, dan pengaspalan di wilayah Girijati.
  • Target penyelesaian: Juli 2026 (fisik utama) dan pembukaan operasional Agustus 2026.
  • Anggaran proyek: diperkirakan sekitar Rp340 miliar dari APBN dan dinilai berpotensi mendongkrak perekonomian lokal di Bantul–Gunungkidul setelah beroperasi.

Pembangunan Kelok 23 JJLS bukan hanya upaya teknis, tetapi juga bagian dari strategi membuka akses ekonomi kawasan selatan DIY. Rute ini akan memperpendek jarak tempuh kendaraan dari sisi timur dan barat pesisir selatan, yang biasanya melalui rute lebih memutar dan berliku.

Dampak Proyek pada Lingkungan dan Masyarakat

Kunjungan kerja Komisi C DPRD DIY menyoroti bahwa pembangunan besar ini membawa dampak lingkungan dan sosial yang perlu diperhatikan. Ketua Komisi C DPRD DIY, beserta anggota lainnya, menegaskan bahwa pekerjaan harus sesuai standar teknis dan tidak mengorbankan daya dukung lingkungan setempat.

Anggota Komisi C Aslam Ridlo menyampaikan bahwa meski Kelok 23 akan membantu mempercepat konektivitas, pengelolaan lingkungan dan keamanan jalan harus diperhatikan secara menyeluruh agar manfaatnya maksimal bagi masyarakat lokal.

Lebih jauh, Romo Kuswanto, Sekretaris Komisi C DPRD, turut menekankan pentingnya pemeriksaan kualitas pekerjaan seperti ketebalan aspal agar sesuai ketentuan. Hal ini bertujuan memastikan keselamatan jangka panjang bagi pengguna jalan setelah Kelok 23 JJLS dibuka.

Analisis & Implikasi Ekonomi Regional

Kelok 23 JJLS diharapkan menjadi magnet baru bagi pertumbuhan ekonomi lokal setelah beroperasi. Dengan konektivitas yang lebih baik, pelaku usaha di wilayah Bantul dan Gunungkidul dapat memperluas pasar dan aktivitas bisnis mereka.

Selain itu, kawasan wisata pesisir selatan seperti pantai dan destinasi alam di Gunungkidul akan semakin mudah diakses wisatawan. Hal ini membuka peluang investasi di sektor pariwisata, yang menurut lapangan sudah mulai dilirik oleh investor.

Namun demikian, efektivitas jalan ini juga bergantung pada pemeliharaan infrastruktur dan tindakan mitigasi risiko bencana seperti tanah longsor di wilayah selatan DIY yang kerap terjadi saat musim hujan. [KH]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *