NEW YORK – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menuduh Rusia menggunakan warga negara dari 47 negara dalam perang melawan Ukraina. Pernyataan itu disampaikan Zelensky dalam pidatonya pada Sidang Majelis Umum PBB ke-81 di New York, Amerika Serikat, Rabu (23/9/2026).
Zelensky menyebut sejumlah negara, antara lain Ghana, Nepal, dan India, yang warganya menurut dia terlibat atau terseret dalam konflik tersebut.
“Kami tahu bahwa Rusia menggunakan warga dari 47 negara dalam perangnya,” kata Zelensky dalam pidatonya, sebagaimana dikutip AFP.
Ia juga menyoroti hubungan pertahanan Rusia dengan Korea Utara. Zelensky mengatakan dua tentara Korea Utara yang dikerahkan untuk berperang melawan Ukraina telah ditangkap dan dikirim ke Korea Selatan.
Zelensky Soroti Rekrutmen Asing
Zelensky meminta negara-negara yang warganya disebut terlibat dalam perang agar mengambil langkah untuk melindungi mereka dan mencegah keterlibatan lebih jauh dalam konflik.
Isu perekrutan warga asing sebelumnya juga muncul dalam laporan mengenai warga negara Indonesia. Pada awal September, pemerintah Indonesia menyatakan sedang memverifikasi informasi mengenai delapan WNI yang diduga direkrut menjadi tentara Rusia. Pemerintah menegaskan informasi tersebut perlu diverifikasi sebelum diambil kesimpulan.
Bicara Perang Drone dan Infrastruktur Energi
Dalam pidatonya, Zelensky juga menyampaikan bahwa Ukraina memperluas kerja sama teknologi drone dengan sejumlah negara. Ia menyebut telah menandatangani kesepakatan dengan Finlandia dan Australia, serta mempersiapkan kerja sama dengan Kanada.
Zelensky juga memperingatkan kemungkinan Ukraina menargetkan fasilitas pemanas dan energi Rusia pada musim dingin mendatang sebagai respons terhadap serangan Rusia terhadap infrastruktur Ukraina.
Pernyataan tersebut disampaikan ketika Amerika Serikat mendorong Rusia dan Ukraina menghentikan serangan terhadap infrastruktur energi masing-masing.
Zelensky menegaskan tujuan Ukraina, menurut pernyataannya, bukan menghancurkan pasokan bahan bakar Rusia, melainkan menekan sumber pendapatan yang digunakan untuk membiayai perang.
Catatan: Klaim mengenai penggunaan warga dari 47 negara merupakan pernyataan Presiden Zelensky dan perlu dibedakan dari fakta yang telah diverifikasi secara independen.











